Sunday, December 06, 2015

Monyet Jawa minum wine Paris

Pepatah “seribu teman masih kurang” adalah benar adanya, dan kadang teman-teman ini muncul begitu saja, atau memang teman teman ini, seperti titik- titik yang belum terhubung yang kadang walaupun dekat kita juga tidak nyambung. Kadang ada yang jauh tapi lebih cepat nyambungnya. Kira-kira bulan October lalu saya bertemu dengan orang yang tertarik dengan kegiatan pelestarian Owajawa dan juga kopi, melalui project “Kopi dan Konservasi Primata”.

Primate of The World "Jean-Jacques Petter"
Kawan baru ini pada awalnya biasa saja karena kami baru bertemu dan ngobrol-ngobrol sedikit, dan saya tahu bahwa di adalah film maker, terutama terkait dengan alam dan flora faunanya. Singkat cerita saya ajak teman baru ini ke Sokokembang, menikmati langsung kopi hutan dan melihat owa, sukur-sukur bisa motret Owa jawa, atau fauna lainnya. Lebih senang lagi, ketika saya sedang ada acara primata di wildlife singapore bulan november kemaren, saya tidak sempat bertemu dengan teman saya itu, namun saya mendapat titipan sebuah buku dan 2 botol wine. Dan buku itu adalah yang sangat memukau saya hingga saat ini, sebuah ilustrasi guide tentang primata dunia. Buku itu berjudul “ Primate of the World, an Ilustrated guide”.
Jenis-jenis Owa dalam buku Jean-Jacques Petter

Mendapatkan buku ini seperti mendapat harta karun juga, apalagi ada 2 botol wine, cukup untuk menambah semangat obrolan tentang kopi dan primata dengan teman-teman. Awalnya  tidak menyangka bahwa teman ini ada darah “primatologist” dalam tubuhnya, ketika dia cerita tentang ayahnya yang peneliti primata di madagaskar. Saya pun semakin antusias, mencoba mencari tahu tentang peneliti-peneliti di Madagaskar yang fokus Lemuridae. Ada nama Jean-Jacques Petter, dan tidak begitu akrab dengan nama ini, namun karena jaringan primatalogist  dan juga mengikuti perkembangannya, akhirnya saya merasa sangat senang dengan teman baru  ini. Jean-Jaques Petter, adalah salah satu legenda primatologist dari eropa, yaitu Prancis, dan beliau adalah salah satu di antara yang pertamakali melakukan rintisan penelitian dan kegiatan pelestarian lemur di Madagaskar. Beliau adalah research fellow di “Center National de la Rescherche Scientific” di Paris. Saya mengikuti tetang lemur ini dari beberapa pertemuan primata, menyebutkan bahwa saat ini di madagaskar terdapat lebih dari 100 jenis lemur.!! Jean-jacques Petter adalah penulis buku kitab “ Faune de Madagaskar” , tahun 1977, Petter dan istrinya juga di sematkan kepada salah satu genus dan species lemur di Madagaskar. 
Terimakasih Petter atas buku dan wine nya.

1 comment:

Made4Nature said...

Wow beruntung dpt guide book nya Wan. Boleh donk dimintakan 1 buat saya tuh.... Btw, TAF juga msh terlibat di lemur project di Madagascar, dari info yg saya dpt ada 105jenis lemurs disana.