Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2008

A jurney to Borneo #4

Gambar
Fig and figs waspPerjalanan mencari Presbytis hosei, saya juga ketemu dengan salah satu penghunihutan hujan kalimantan yang memegang peranan penting dalam ekosistem, diantaranya sebagai sumber pakan dari berbagai jenis satwaliar pemakan buah, seperti orangutan, owa, burung enggang dan lain sebagainya. Ketersediaan sumber pakan adalah salah satu faktor penting dari keberadaan binatang di hutan. Pohon jenis ini dapat dengan mudah dikenali dengan ciri buah bulat dan ada seperti biji-biji kecil di dalamnya yang jumlahnya mungkin ratusan atau ribuan (tapi ini sebenarnya adalah bunga jantan dan bunga betina),buah “cauliflory”- menempel di batang, daun dikenali dengan istilah three vein- 3 tulang daun yang bertemu di pangkal daun (seperti kaki unggas) termasuk dalam kedalam family moraceae yang biasanya bergetah putih juga edible atau bisa kita makan. Fig atau ficus nama genus nya, dan kurang lebih ada 700 species di seluruh dunia, juga life form yang lebih banyak di bandingkan genus tanaman…

a journey to borneo #3

Gambar
Orangutan Borneo (Pongopygmaeus morio) Bulan maret hari ke sembilan tahun dua ribu delapan di camp prefab cuaca cerah, panas dan berkeringat, sejak hari pertama hingga hari keempat orangutan ini telah membuat kurang lebih 4 sarang, dan makan buah sengkuang yang telah masak. Biasanya dia mulai aktif ketika pagi hari masih gelap sekitar jam 05.00 hingga jam 8.30, setelah itu dia turun dari pohon dan pergi meninggalkan pohon sengkuang itu, kemudian sore harinya biasanya jam 4.30 sudah ada di pohon itu lagi. Lebih jauh dengan kera–merah-besar ini, (Labes, 2005komunikasi personal) mengatakan bahwa di kalimantan ada 3 sub jenis orangutan, yang dibedakan juga berdasarkan wilayah distribusinya dan morfologi, yaitu Pongo pygmaeus wrumbii yang terdistribusi di Kalimantan Barat, P.p.pygmaeus di Kalimantan tengah, dan terakhir adalah P.p.morio. Secara morphology P.p morio memiliki bulu berwarna merah gelap/hitam (morio artinya hitam), sementara P.p.pygmaeus memiliki warna bulu merah cenderung oran…

A journey to Borneo #2

Gambar
Tanggal 7 maret 2008 jam 7.30
Cuaca cerah, panas, matahari bersinar…perjalanan dilanjutkan ke Kabo- papacharlie (desa terdekat dengan tambang batubara terbesar di wilayah ini) papacharlie sendiri adalah nama sebuah jalan di desa tersebut yang mengbungkan desa Kabo dan kota kecil Sangata Baru, konon papacharlie di ambil dari nama orangpekerja tambang di wilayah ini) Di Kabo inilah kami telah di tunggu oleh salah seorang guide dari stasiun penelitian prefab. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menggunakan perahu kecil (ketinting) bermesin 2 PK, menyusuri sungai Sangata kearah hulu. Dalam perjalanan menyusuri sungai sangata dari kabo, di kanan sungai adalah wilayah pertambangan dan di kiri sungai adalah wilayah taman nasional kutai. Perjalanan yang agak berdebar-debar , karena mungkin 4 tahun yang lalu terakhir naik kapal kecil begini, bawa barang, dan masih sama dengan pengalamanku waktu menyusuri sungai Barito, kapal-kapal kecil ini tidak ada yang dilengkapi "life vast&quo…

A journey to Borneo

Gambar
Hari kedua di Borneo, Maret tanggal 5, mendung hujan tidak ada matahari, pagi kita menuju Bontang, Kantor Balai taman nasional kutai yang kita tuju. Kurang lebih 5 ½ jam perjalanan dengan bis kita sampai di terminal Bontang, dan langsung ganti angkot ke kantor Balai Taman Nasional Kutai dengan permintaan presentasi tentang rencana kegiatanku langsung menyambut kedantangan kita.Presentasi berjalan lancar dan imbal balik info tentang monyet yang kucari sedikit tidak jelas, karena tidak belum pernah ada penelitian tentang monyet ini, namun di buku data-data species yang ada, tercatat tentang keberadaan Presbytis hosei.Dari presentasi ini kudapat info juga tentang research station yang sudah ada di kutai, yang selama ini aq hanya dengar lewat jurnal-jurnal penelitian dan travel guide to borneo. Ada camp Prevab dan Mentoko di sini( camp ini ada mungkin lebih dari 20 tahun yang lalu, untuk tujuan penelitian ekologi orangutan dan ekologi hutan hujan, dan kini alumi dari kedua tempat peneliti…