Postingan

Nyanyian Owa Bukit Santuai

Gambar
Ditengah perkebunan sawit, Kalimantan Tengah , di antaranya masih terdapat sisa-sisa tegakan hutan alami yang masih bertahan dan kalau kita perhatikan ada nyanyian Owa di antaranya . Perjalanan tim swaraowa bulan Maret 2018 ini menuju salah satu kawasan hutan alami yang tersisa di antara bentang alam monoculture, Kelapa Sawit.
Kota tujuan yang kami tuju adalah Sampit, Kabupaten Kota Waringin Timur. Keluar dari BandaraSampit nampak sekali atmosfer perkebunan dan industri minyak sawit, terasa. Ratusan mungkin bisa mencapai ribuan truk pengangkut minyak hilir mudik di jalan-jalan Sampit ini. Perjalan kami kurang lebih 6 jam, dari kota sampit, Bukit Santuai adalah nama kota kecamatan, yang di wakili oleh bukit yang memang tersisa vegetasi alamnya yang terletak di antara perkebunan Sawit.


Pengalaman berbeda dan menambah pengalaman lapangan terkait dengan pelestarian primata di kalimatan tengah. Yang menjadi perhatian kami adalah jenis owa, di Kalimantan, mengupdate pengetahuan dan permasa…

Catatan dari Lapangan : Bagaimana perilaku primata ketika hujan?

Gambar
Hampir satu minggu lebih di habitat Owa jawa, hutan Sokokembang ini selalu basah, hujan setiap hari mengguyur setiap sudut belantara. Owa yang biasanyanya bersuara sejak dini hari, hari-hari ini tidak tedengar sama sekali. Matahari pun dalam hitungan menit saja bersinar, itupun tertup awan, panggilanp panggilan sinden hutan yang menunjukkan wilayah kelompok owa juga tidak terdengar. Apa yang di lakukan owa atau primata lain di hutan ketika hari hujan? Bagaimana perilakunya?
Seperti apa mereka memanfaatkan pohon ketika hari hujan? Kemungkinan berjumpa dengan primata memang sangat kecil ketika hari hujan, dan data penelitian tentang hari hujan terkait dengan primata-primata sepertinya tidak banyak yang mengkajinya. Beberapa penelitian tentang pemanfaatan habitat primata, sangat sebenarnya dapat di prediksi dengan sebaranresourcenya, entah itu sumber pakan , tempat berlindung, dan ruang.
Kami mencoba menyusuri jalan yang biasa kami gunakan untuk monitoring primata ketika hari-hari biasa…

Interaksi Owa-Bunga : Florivory; Nectarivore; dan Pollinasi

Gambar
Sebagai primata arboreal yang beraktifitas di atas pohon tentu saja Owa Jawa (Hylobates moloch) sangat erat potensi bersinggungan dengan bunga-bunga di hutan. Sudah kita ketahui bahwa Owa ini adalah tipe specialist, penyuka dan pemakan buah-buahan hutan. Lebih dari 60% makanannya adalah buah. Ada prosentasi kecil makanan owa ini adalah bunga, lihat video dan foto diatas bagaimana bagaimana Owa jawa sedang  memakan bunga
Ketika sedang makan bunga, tentu saja ada bunga lain yang terkena dampaknya, yang mengakibatkan bertemunya serbuk sari ke kepala putik, dan proses penyerbukan terjadi. Namun apakah owa juga salah satu pollinator yang efektif, tidak banyak penelitian tentang ini. Dari video di atas terlihat sekali Owa sangat memilih bunga, karena ada buah yang tersedia di pohon itu namun ternyata owa tidak memilih buahnya.
Di foto yang lain ternyat tanpa sengaja bunga yang di makan Owa tersebut juga di kunjungi lebah, tentu saja lebah mengambil nectar atau pollen dari bunga tersebut, …

Lutung jawa : Pemakan daun Hutan Sokokembang

Gambar
Primate wathching bulan Januari ini, kami mengamati kelompok Lutung di hutan Sokokembang, Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan.Kami mengamati individu lutung dewasa yang memakan daun Ficus, dimana kita ketahui jenis pohon  ini daunnya agak keras dan bergetah putih, sangat jelas terlihat dalam pengamatan kali ini, daun-daun tua pun terlihat di makan oleh lutung. Nampak sekali gigi lutung juga terlihat coklat ke hitaman karena mengunyah daun-daun yang bergetah.
Lutung jawa (Trachypithecus auratus) adalah salah satu primata pemakan daun, dan karena makanannya inilah juga di kenal dengan nama Leaf eating monkeys. Pemakan daun ini di dunia primata masuk dalam keluarga Colobinae , tersebardi Asia dan Afrika.  Para pemakan daun ini tentu punya ke istimewaan dalam system pencernaannya, karena daun-daun hutan ini tidak mudah di cerna begitu saja ketika di kunyah dan di telan kedalam pencernaan. Yang di butuhkan dalam makanan primata untuk di ubah menjadi energi adalah protein,sementara protein…

#primatajawa

Gambar
Mengajak anda mengenal dan melestarikan primata Jawa.  Lutung , Rekrekan, Owa, Kukangdan Monyet Ekor Panjang, itulah 5 jenis primata yang ada di Pulau Jawa hingga saat ini.  Tersebar mulai dari ujung barat pulau jawa hingga ujung timur Pulau Jawa. Rekrekan dan Owahanya terdapat di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Di Jawa barat Rekrekan di kenal dengna nama SuriliMonyet ekor panjang adalah yang paling luas sebarannya, dan dapat beradaptasi dengan kondisi habitat mulai dari pantai , sampai pegunungan, bahkan di tengah kota.  Owa, jenis kera yang bergerak menggunakan lengan tangan, mempunyai suara yang khas dipagi hari, adalah satu-satunya jenis kera yang ada di Jawa. Hutan yang masih alami adalah tempat hidupnya,pemakan buah . Kukang adalah satu satunya primata (nocturnal) malam di jawa.
Primata-primata  ini terancam punah karena, hilangnya habitat aslinya, perambahan hutan, dan perburuan. Kukang hingga saat ini termasuk  salah satu  dari 25 primata dunia yang paling terancam punah. Owa, da…

Pahlawan Tanpa Suara, Lebah-Lebah Indonesia

Gambar
Awalnya kami melihat bahwa siapa sebenarnya yang paling beberan dalam memberikan cita rasa yang unik dari kopi? Apakah petani, pengolah, yangnyangarai, atau penyaji? Tentu semua saling terkait. Namun ada satu hal yang kadang sama sekali tidak di perhatikan ,tidak banyak yang menyebutnya, tidak banyak yang menyuarakannya, bahkan penelitian tentang ini juga masih sangat sedikit di negeri kita Indonesia yang katanya penghasil kopi terbesar ketiga di dunia. Dia hanya ada di habitat asli tanaman kopi, yaitu penyerbuk bunga kopi, pollinator.

Kamimengambil contoh di hutan Sokokembang sebagai habitat Owa jawa dan juga kopi robusta, yang sejak 5 tahun terakhir untuk kegiatan “Coffee and Primate Consevation Project”. Dan tanaman kopi di wilayah habitat owa ini sudah cukup relatif tua umurnya, ada yang berumur 10-15 tahun, dan tingginya bisa mencapai 5-7 meter. Secara fisik cukup sulit mengamatai bunga atau buah kopi robusta ini, dari beberapa literatur ada peran serangga-serangga dalam proses p…

Terbang dari bumi utara, singgah di habitat Owa

Gambar
Cuaca yang hangat ternyata menjadi tempat yang menyenangkan bagi siapa saja, tak terkecuali jenis-jenis burung.  Habitat Owa jawa di hutan Sokokembang, Petungkriyono ternyata juga menjadi tempat singgah dari burung-burung migran. Burung sikatan bubik, Asian brown flycatcher (Mucica daaurica) , berbiak di wilayah Siberia dan Rusia, dan karena sedang musim dingin di sana, burung-burung ini mengungsi migrasi, mencari makan di tempat yang hangat, dan sampai ke Indonesia.
Tidak banyak catatan migrasi tentang burung ini, berapa lama dan dimana saja yang tempat yang disinggahi, yang jelas ketika saya membuka peta dan mencoba mengestimasi jaraknya antara Siberia dan hutan Sokokembang adalah 7.622 km.  Perjalanan yang tidak singkat , rute mana yang di lewati kenapa lewat wilaya tersebut, juga belum banyak yang mengungkapnya melalui penelitian.

Fenomena migrasi ini bisa menjadi sebuah alternative kegiatan wisata minat khusus, pengamatan burung/ birdwatching yang sudah menjadi gaya hidup di b…