Thursday, April 17, 2008

Javan gibbon in the heart of Java


Owa jawa ,Silvery Javan Gibbon (Hylobates moloch) inilah salah satu kera kecil yang paling terancam di dunia, kera ini dapat di temukan sisa-sisa hutan yang terfragmentasi di Jawa barat dan Jawa tengah. Gunung Slamet dan deretan Pegungan Dieng adalah habitat alami owa jawa yang kini tersisa di Jawa tengah. Biasanya dikenal dengan warna bulu abu-abu, tidak berekor, dan suara yang khas di pagi hari. Biasanya jantan lebih dulu bersuara pada dini hari, dan betina mulai “menyanyi“ setelah matahari terbit. Menurut beberapa penelitian, jenis kera ini merupakan penyebar biji-biji pohon di hutan atau berperan sebagai seed dispersal, yang membantu regenerasi hutan secara alami. Keberadaan owajawa di Jawa tengah belum menjadi prioritas konservasi di wilayah ini dan bukan tidak mungkin kita akan kehilangan species langka ini, konversi habitat, penebangan pohon, perburuan dan lemahnya penegakan hukum terhadap status kawasan hutan sebagai habitat owajawa, menjadikan acaman kepunahannya semakin tinggi.

3 comments:

riski wahyuwigati said...

halo abahnya lituhayu...
mo tanya...
data tentang jumlah dan perilaku owa jawa di pekalongan itu dah ad blm ya...
klo blm ada...
gmn klo qt adain pnelitian disana bersama ank2 Kp3 primata...
(riski ksdh05)

riski wahyuwigati said...

ass....abahnya lituhayu..
ni riski mo nanya...
data tentang jumlah dan perilaku owa jawa di pekalong itu dah ad blm ya...
klo blm ada..
gmn klo qt adain penelitian disana bersama anak2 Kp3 primata..
harapannya qt mempunyai data yang continue dari penelitian itu.. setidaknya Kp3 primata punya data primata yang ada di daerah yang lumayan dekat dengan qt..

Wawan (Arif Setiawan) said...

rizki silahkan...ayo kita sama2 belajar bersama di hutan dosennya "owa"ya...